Saturday, 17 January 2026

Saturday Blues Syndrome

Sesak rasanya... 
Tp gatau apa yang membuatku sesak!!! 
Batuk dan flu yang sedang menyerangkukah? Atau depresi? Atau tidak menerima kenyataan?

Diam...
Membiarkan keadaan berlalu... 
Berusaha mengumpulkan kekuatan untuk senyuman yang palsu, untuk kehangatan yang palsu untuk drama yang mengisyaratkan bahwa semua baik-baik saja.... 

Hanyalah.... Tuhan saja bisa menentukan semua.... 

Entah sampai kapan semuanya bisa berjalan seperti ini

Entah sampai kapan semua kepura-puraan ini akan bertahan

Dan sama seperti pertanyaan sebelumnya.... 
Entah kapan aku bisa bertahan!!!

Semuanya runtuh, ketika trigger itu muncul dalam ucapan?
Lagikah? Setelah sebulan lamanya selalu terjadi seperti itu!!! 
Lagi.... lagi dan lagi!!!!!

Bisakah hari sabtu dan minggu itu ditiadakan? 

Bisakah besok hari senin? 

Bisakah besok kita bekerja kembali? 

Aku hanya punya semangat untuk bekerja!!! Tidak untuk hari libur, apalagi untuk trigger ku!!!

Aku benci ikatan ini... 
Ingin kulepas... tapi ini bersifat mengikat... 

Tolong!!! Aku tidak suka Hari libur!!

Tolong!!! Aku tidak suka dengan libur panjang... 

Bisakah setiap hari adalah hari kerja?? 

Bisakah tidak ada jeda untuk hari keluarga?

Karena bagiku, keluarga itu bukan tempat untuk menyejukkan, melainkan ajang mendisiplinkan kehidupan yang bahkan visi misi kita saja berbeda!!!

Bagiku... keluarga itu bukan tentang berbagi, tapi tentang melayani

Bagiku... keluarga itu harus terbuka satu sama lain, menanggung nasib persaudaraan, tidak ada privasi sama sekali... 

Hari libur adalah hari keluarga, keluarga dimana semuanya terlihat dipaksakan sebagai keluarga 30 tahun yang lalu.... 
Anak-anak yang sekarang sudah menjadi ibu atau ayah dari anaknya, harus dipaksakan tetaplah anak-anak
Suasana dimana semuanya sudah berpasangan harus dipaksakan sama seperti 30 tahun yang lalu
Tradisi yang sudah ada di tahun-tahun sebelumnya, tentu akan berbeda jika di jalani hari ini karena waktu terus berputar
Umurmu akan terus bertambah, begitupun dengan semuanya.. 
Semua telah punya kehidupannya sendiri!!! 

Ikatan yang sudah diucap itu tentu membawa harapan kita membangun keluarga sendiri kan? Bukan membangun keluargamu dan orang tuamu!!!

Tak perlu pukulan untuk menyakiti pasanganmu
Tak perlu bentakan untuk menyakiti pasanganmu
Cukup dengan ajak pasanganmu tinggal bersama keluargamu, dan kamu.... sudah mewakili semuanya!!!

Sosok yang diharapkan ada di keluarga kecil yang harapannya sekecil bibit ini, telah pergi.... 
Ia telah pergi menjelma menjadi bagian dari keluarganya!!! 

Ubahlah tahun ini seperti 30 tahun lalu!!!
Hidupkanlah mereka yang sudah tiada, dan kembalikanlah semuanya seperti 30 tahun yang lalu!!!!

Apakah bisa???? 

Tidak kan??? 

Tapi keluargamu sudah memilih terjebak dengan 30 tahun lalu!!!
Tidak bisa menerima bahwa anggotanya sudah memiliki keluarga kecilnya
Tidak bisa menerima bahwa tiap tahun yang telah dilewati hanya berbuah menjadi kenangan dan tidak bisa diulang!!!!


Thursday, 1 January 2026

Because Only A QUEEN in the Kingdom

Masa berlalu...
tanpa ku menyadari...
percintaan yang kita bina hampir selesai

Janganlah engkau..
menghancurkan segala...
setelah sekian lama kita mengarungi bersama...

Hanya satu pintaku...
semoga kau perbaiki...

Telah banyak yang kuberi...
sejak dulu lagi
pengorbanan tiada pernah jemu...

Sebelum melangkah pergi

Kata Terry dalam lagunya Persimpangan Dilema...

Kisah orang ko yang nyesek gw yak?? inget banget sama lagu ini yang diputer terus waktu tahun 2018an dimana si abang mau pisah sama istrinya...

dan lagu itu terulang lagi...

Kangen momen itu? 
Ofc... tapi momen adalah sebuah momen...
momen itu tak akan kembali 

Yang dulu tetap hilang, walaupun masih ada dan berupa kenangan...

Semua yang terjadi dulu, tak mungkin bisa terulang lagi dengan cara yang sama karena tahun berganti tahun, banyak atau sedikitnya semua itu akan berubah.

Kamu tidak bisa lagi bersamanya karena bisa jadi sekarang dia telah menjadi milik orang lain...

Kamu tidak lagi bisa menyebutnya sama seperti dulu karena sekarang statusnya sudah berubah...

Keputusan telah dibuat dengan kesadaran penuh,
Dan semenjak saat itu hidupmu berubah...
Hidupmu tak lagi sama seperti dulu lagi.
Baik buruknya keadaan sekarang itulah keputusanmu...

Kamu mungkin akan selamanya menjadi anaknya...
Tapi ingat... bukankah salah satu doa yang kamu panjatkan adalah pasangan hidup untuk anakmu?
Lalu setelah dia memiliki pasangannya, pantaskah dirimu memilikinya 100%?
Sudahkah kamu rela membagi 100% dengan pasangan hidup anakmu?

Kamu tidak bisa juga memerlakukan pasangan anakmu seperti anakmu..
Lalu kenapa kamu tidak rela membiarkan anakmu hidup bersamanya?
Kamu belum siap?
Kamu masih memerlukan anakmu?
Lalu bagaimana dengan pasangannya yang sudah dibeli anakmu? apakah dia tidak membutuhkan anakmu?

Perempuan pergi meninggalkan keluarganya hanya untuk mengikuti imamnya
Semua dia tinggalkan....
Lalu kamu? masih berhak atas imamnya?
Apakah kamu tidak pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi istri dari suamimu?

Apa salahku kau buatku begini
Dalam dilema di antara jalan derita

Hidup itu pilihan..
Katanya laki-laki itu tidak bisa memilih antara ibunya atau pasangannya. 
Tapi sayangnya kamu harus memilih satu diantaranya walaupun kamu tidak bisa memilih itu adalah pilihan yang telah kamu pilih. 

Usah biarkan...
cinta yang suci...
dilambung ombak, karam di lautan berduri

Hanya satu pintaku...
Semoga kau perbaiki....
Semua ini....

Telah banyak yang kuberi...
sejak dulu lagi...
Pengorbanan tiada pernah jemu...

Ibumu?
Istrimu?
Diam?

Hey....
Jika kau lebih memilih ibumu, istrimu lah yang akan terluka
Jika kau lebih memilih istrimu, ibumu yang akan terluka
Tidak keduanya?
Berarti kau sudah melukai keduanya
Why?

Because only A QUEEN in the kingdom

Hanyalah Tuhan saja..
bisa menentukan...
semua kesabaran aku menantimu....
Kutetap... memaafkan dan berdoa kau kembali 
Sebelum diri melangkah pergi....

Hanyalah Tuhan saja...
bisa menentukan semua
kesabaran aku menantimu...

Kutetap memaafkan dan berdoa kau kembali
Sebelum diri melangkah pergi

Kutetapkan memaafkan dan berdoa kau kembali
Sebelum diri melangkah pergi

Sebelum diri melangkah pergi ..............