Thursday, 1 January 2026

Because Only A QUEEN in the Kingdom

Masa berlalu...
tanpa ku menyadari...
percintaan yang kita bina hampir selesai

Janganlah engkau..
menghancurkan segala...
setelah sekian lama kita mengarungi bersama...

Hanya satu pintaku...
semoga kau perbaiki...

Telah banyak yang kuberi...
sejak dulu lagi
pengorbanan tiada pernah jemu...

Sebelum melangkah pergi

Kata Terry dalam lagunya Persimpangan Dilema...

Kisah orang ko yang nyesek gw yak?? inget banget sama lagu ini yang diputer terus waktu tahun 2018an dimana si abang mau pisah sama istrinya...

dan lagu itu terulang lagi...

Kangen momen itu? 
Ofc... tapi momen adalah sebuah momen...
momen itu tak akan kembali 

Yang dulu tetap hilang, walaupun masih ada dan berupa kenangan...

Semua yang terjadi dulu, tak mungkin bisa terulang lagi dengan cara yang sama karena tahun berganti tahun, banyak atau sedikitnya semua itu akan berubah.

Kamu tidak bisa lagi bersamanya karena bisa jadi sekarang dia telah menjadi milik orang lain...

Kamu tidak lagi bisa menyebutnya sama seperti dulu karena sekarang statusnya sudah berubah...

Keputusan telah dibuat dengan kesadaran penuh,
Dan semenjak saat itu hidupmu berubah...
Hidupmu tak lagi sama seperti dulu lagi.
Baik buruknya keadaan sekarang itulah keputusanmu...

Kamu mungkin akan selamanya menjadi anaknya...
Tapi ingat... bukankah salah satu doa yang kamu panjatkan adalah pasangan hidup untuk anakmu?
Lalu setelah dia memiliki pasangannya, pantaskah dirimu memilikinya 100%?
Sudahkah kamu rela membagi 100% dengan pasangan hidup anakmu?

Kamu tidak bisa juga memerlakukan pasangan anakmu seperti anakmu..
Lalu kenapa kamu tidak rela membiarkan anakmu hidup bersamanya?
Kamu belum siap?
Kamu masih memerlukan anakmu?
Lalu bagaimana dengan pasangannya yang sudah dibeli anakmu? apakah dia tidak membutuhkan anakmu?

Perempuan pergi meninggalkan keluarganya hanya untuk mengikuti imamnya
Semua dia tinggalkan....
Lalu kamu? masih berhak atas imamnya?
Apakah kamu tidak pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi istri dari suamimu?

Apa salahku kau buatku begini
Dalam dilema di antara jalan derita

Hidup itu pilihan..
Katanya laki-laki itu tidak bisa memilih antara ibunya atau pasangannya. 
Tapi sayangnya kamu harus memilih satu diantaranya walaupun kamu tidak bisa memilih itu adalah pilihan yang telah kamu pilih. 

Usah biarkan...
cinta yang suci...
dilambung ombak, karam di lautan berduri

Hanya satu pintaku...
Semoga kau perbaiki....
Semua ini....

Telah banyak yang kuberi...
sejak dulu lagi...
Pengorbanan tiada pernah jemu...

Ibumu?
Istrimu?
Diam?

Hey....
Jika kau lebih memilih ibumu, istrimu lah yang akan terluka
Jika kau lebih memilih istrimu, ibumu yang akan terluka
Tidak keduanya?
Berarti kau sudah melukai keduanya
Why?

Because only A QUEEN in the kingdom

Hanyalah Tuhan saja..
bisa menentukan...
semua kesabaran aku menantimu....
Kutetap... memaafkan dan berdoa kau kembali 
Sebelum diri melangkah pergi....

Hanyalah Tuhan saja...
bisa menentukan semua
kesabaran aku menantimu...

Kutetap memaafkan dan berdoa kau kembali
Sebelum diri melangkah pergi

Kutetapkan memaafkan dan berdoa kau kembali
Sebelum diri melangkah pergi

Sebelum diri melangkah pergi ..............

Sunday, 28 December 2025

Quote Novel The Risk 1 dan 2 by Flara Deviana

Judul : The Risk 
Author : Flara Deviana
Rate : 10/10


Sinopsis

Ghina Indira Kamania mengambil risiko besar melepaskan segala hal yang susah payah diraih, karena ingin menjuh dari Tayga. Tunangan sekaligus partner dari agensi arsitek kecil-kecilan yang dijalankan bersama.

Dia cuma hidup tenang. Tidak lagi bermain-main dengan risiko yang selalu berujung menyesakkan. Sampai takdir mempertemukannya dengan dokter muda nan tampan, Alfarezi Bagaskara, yang bertahun-tahun berduka dengan kematian sang istri.

Sekali lagi, Ghina bermain-main dengan takdir. Pura-pura tolol pada hasil yang kemungkinan besar akan buruk.

Hal pasti jadi jobless, tabungan menipis tanpa diminta. Hal menyebalkan setelah jobless tga bulan, dapat kerjaan teteapi bukan passion - The Risk 1 (1:13)

Kalau orang yang nemenin dia dari bawahnya aja diselingkuhin, apalagi kamu, yang baru datang saat diatas. Jangan cuma rawat badan aja, otak juga perlu dirawat ~ Alfarezi Bagaskara - The Risk 1 (2:48)

Berjuang sendiri sekali lagi ga masalah ~ Rukma - The Risk 1 (6:117)

Bukannya banyak yang bilang punya kenalan orang dalam satu perusahaan bisa menguntungkan, dia sedang mencoba membuktikan itu, meski harga dirinya tidak terima - The Risk 1 (8:170)

Nggak semua orang suka nunjukin kebaikan terang-terangan ~ Rukma - The Risk 1 (9:209)

Heran. Bisa Kasihan sama orang lain, tapi sama diri sendiri nggak ~ Utari - The Risk 1 (11:215)

Memikirkan bagian terburuk dari seseorang - The Risk 1 (12:235)

Meminta maaf bukan kejahatan ~ Ghina - The Risk 1 (250)

Penting buat kamu, belum tentu penting buat saya ~ Alfarezi Bagaskara - The Risk 1 (251)

Tempat ini bisa memberikan yang saya mau, gaji dan bonus. Tapi, saya mau hidup tenang. Nggak masalah kerja dimana aja, serabutan juga oke. Yang penting satu, saya merasa aman dan nyaman ~ Ghina - The Risk 1 (15:278)

Jangan berharap lo bisa bahagia lagi, kalau lo aja nolak buat keluar dari duka ~ Abercio Bagaskara - The Risk 1 (16:299)

Jujurnya bukan ke gue, ke orangnya langsung ~ Rukma - The Risk 1 (18:339)

Gue itu warga +62 yang baik. Puas-puasin berkomentar, selama bukan gue yang mengalami ~ Rukma - The Risk 1 (18:342)

Otak saya bukan tanki pengisian bensin, sebanyak apapun angka yang sudah tertera bisa dikembalikan ke angka nol ~ Ghina - The Risk 1 (18:384)

Kamu belum paham atau menolak paham ~ Alfarezi Bagaskara - The Risk 1 (18:392)

Tidak ada yang mampu meringankan duka orang kehilangan ~ Alfa - The Risk 2 (1:42)

Perlu waktu menerima kehilangan. Pelan-pelan jangan dipaksa ~ Alfa - The Risk 2 (1:42)

Melepaskan apa yang seharusnya dilepaskan ~ Alfa - The Risk 2

Sesuatu yang dimulai salah, nggak akan berakhir benar atau bahagia ~ Alfa - The Risk 2 (150)

Ga adil untuk orang-orang yang ga terlibat, gatau yang sebenarnya - The Risk 2

Jangan jadiin alasan untuk nyakitin orang lain - The Risk 2

Memulai suatu hubungan perlu kejujuran - The Risk 2

Kamu sudah percaya sama orang lain, tetapi kamu selalu bisa menggunakan kelemahan itu supaya orang di sekitar kamu mengeluarkan versi terbaik mereka, menunjukkan kelayakan mereka ~ Alfa - The Risk 2

Aku mau sekali lagi memiliki seseorang yang berarti dalam hidup - The Risk 2

Bahaya buat kesehatan jantung aku detik ini dan kewarasan aku selama kerja nanti - The Risk 2

Berdebat? sama kamu iya sama orang lain menyebalkan - The Risk 2

Ada salah paham, udah beres, tapi emang nggak bisa balik temenan kaya dulu - The Risk 2

Aku pernah nyaris gila karena kehilangan seseorang. Satu kehilangan lagi aku pasti nggak selamat - The Risk 2

Niat bekerja boleh, tapi pikirin badan juga. Lo beneran giat atau terpaksa? - The Risk 2

Stop pura-pura tegar. Kamu udah nahan semuanya terlalu lama. Ayo, berhenti kuat - The Risk 2

Lelaki hanya mau membagi air mata kepada orang yang penting - The Risk 2

Jangan sibuk menerangi dunia orang lain, tapi dunia lo sendiri gelap gulita. Lo harus pastiin diri sendiri bahagia dulu - The Risk 2

Mulai detik ini sampai waktu yang nggak ditentukan, kamu harus bareng-bareng aku terus selama 24 jam - The Risk 2 (366)

Buat situasi tertentu, manfaatin teman lebih baik daripada membuka jalan buat nyakitin temen ~ Ghina - The Risk 2

Pembalasan paling kejam buat orang yang udah nyakitin kita itu bukan pukulan atau hukuman, tapi maaf ~ Rukma - The Risk 2

The Bagaskara's

Kenapa menyebutnya The Bagaskara's?
Karena novel ini menceritakan tentang keluarga bagaskara. Sebenarnya novel ini ga nyambung satu sama lain, cuma berkaitan aja. Entahlah apakah pemikiran anda sama kaya saya yang terkadang suka "kepo" dengan kehidupan tokoh novel lainnya? Nah disini, masing-masing tokoh punya cerita dan dikemas masing-masing dalam novel. Untuk Novelnya sendiri ada 5 Novel:
  • Bad Games < dulu judulnya Bad Games with Bad Boss >
  • Last Roomate < Dulu judulnya My Sexy Roommate >
  • Someone to Love < Posessive Pilot >
  • Perfect Love < Perfect Love >
  • The Risk (Part 1 and 2) - ini lanjutan dari Last Roomate

Siapa sih Keluarga Bagaskara itu?
Diceritakan mereka itu per sepupuan dari satu nenek dan kakek yang sama, dan diceritakan kalo mereka itu crazy rich yang pasti punya sisi romantis dan keren buat para ciwi-ciwi. Cocok banget deh sama para pembaca yang suka halu. Kalian pasti akan dimanjakan dengan romantisme yang ga lebay tapi semua pasti pengen dapetin itu dan juga kegagahan mereka-mereka. 
Dimulai dari si sulung sampai si bungsu

1. Ardiaz Bagaskara / Diaz (Bad Games)
2. Alby Bagaskara / Alby (Perfect Love)
3. Abercio Bagaskara / Abe (Someone to Love)
4. Alfarezi Bagaskara / Alfa (Last Roommate, The Risk 1 & 2)

Untuk kalian yang mau baca novelnya, boleh baca dari yang sudah disebutkan di atas (menurut saran penulis), tapi kali ini mau bahas sesuai dengan urutan 4 pemeran utama Bagaskara. 

1. Meet Ardiaz Bagaskara on "Bad Games"
Novel ini ceritain tetang kisah cintanya si sulung Diaz bisa bertemu dengan pujaan hatinya (Elora), dan bahkan menikah dan punya anak. Diaz yang merupakan CEO jatuh cinta sama anak buahnya yang kerja di bagian keuangan perusahaannya. Dengan kekuasaannya, Diaz membuat pujaannya ada di circle nya dan bisa mudah dijangkau oleh matanya. Namun, konflik disini adalah ternyata adik Diaz, yaitu Alby suka juga sama Elora. Saat itu, Alby merupakan atasan langsung dari Elora. Tentu Alby yang tidak begitu suka dengan Diaz, merasa kakanya selalu menjadi pesaingnya dari saat kecil, dan ia sangat menyesal, mengapa untuk masalah cinta harus bersaing dengan kakanya. Konflik puncaknya adalah ketika Diaz mengalami kecelakaan dan bahkan sempat lumpuh dan membuat dirinya tidak bisa memiliki anak dikarenakan spermanya terlalu cair (efek dari kecelakaan). Namun, semuanya berakhir dengan bahagia. Dan dari semua kisah percintaan Bagaskara, percintaan Diaz, tidak terlalu rumit, dan bisa mulus-mulus aja, walaupun diaz sempat divonis tidak memiliki anak. 

2. Meet Alby Bagaskara on "Perfect Love"
Jujurly, aku baca ini tuh ga tamat. Kenapa? Karena diantara yang lain, Alby ini punya kisah cinta yang sangat nyesek banget. Dan disini yang terluka bukan cuma Alby aja, tapi pasangannya juga (Kania). Masih dibayang-bayangi dengan Elora, Alby sangat sulit berpaling dan bahkan dia terpaksa dijodohkan dengan kania. Well... Sebenarnya di Perfect Illusion ini yang lebih dominan Kanianya daripada Alby nya, tapi dua-duanya menjalani dengan cara terpaksa. Demi menyenangkan hati orang tuanya, Alby menerima perjodohan dengan seorang model bernama Kania. Begitupun dengan Kania, demi membahagiakan orangtuanya untuk urusan kelancaran bisnis, Kania menerima perjodohan dengan Alby. Lalu apakah mereka saling cinta? Sebenarnya Kania itu mau menerima Alby dan mencoba membuka untuk Alby, tapi sayangnya Alby masih tidak bisa melupakan Elora. Disini, sedihnya adalah Kania terpaksa untuk selalu tampil mesra dan menjadi Perfect Couple di depan semua orang ataupun media, bahkan untuk kehidupan nyatanya semuanya adalah acting belaka.  Puncak dari ceritanya adalah Kania mengalami kecelakaan yang membuat dirinya lumpuh dan buta. Disini, dia masih berharap kalo Alby yang mau merawatnya, tapi ternyata ga, Kania mendapatkan dokter Pribadi, namanya Adara. Kalau ga salah nih, si Adara ini dibayar sama Alby untuk jadi dokter Kania dan tolong berperanlah sebagai Alby. Di sisi lain, Alby tuh sayang sama Kania, perhatian sama Kania, tapi dia gamau nyakitin Kania, jadi terkadang si Alby ini juga suka disamping Kania. Cuma Kanianya aja yang buta dan taunya itu Adara. Peran Adara itu lebih kaya marionette nya Alby. Perlakuan yang ingin Alby lakukan ke kania itu diperankan oleh Adara. Dah aku cuma ingat ceritanya sampai situ karena aku ga sanggup buat tamatinnya. Butuh kekuatan super untuk bacanya. 🥲

3. Meet Abercio Bagaskara on "Someone to Love"
Sebenarnya aku masih baca yang Possessive Pilot belum ke Someone to Love. Someone to Love ini katanya bentuk sempurnanya dari Someone to Love. Tapi mungkin garis besarnya sama ya. Heheh... Jadi si Abe ini aga lain nih dari kehidupan Alby atau Diaz yang merupakan pebisnis. Profesi dia adalah pilot di maskapai terbaik di Indonesia (milik BUMN). Nah si Abe itu pernah patah hati dan sulit membuka hati untuk cewe baru, sampe akhirnya dia kenal sama seorang designer interior yang mau nge desain cafenya. Namanya Pitha. Pitha ini tinggal bareng sama sahabat cowonya. Ga disangka, ternyata Pitha is a single mom yang nitipin anaknya di panti. Kisah Abe ini, kisah percintaannya kedua yang mulus setelah Dias. Sebenarnya diceritakan kalo Abe ini adalah orang yang terakhir yang dapetin cewe. Eh sekalinya dapet, langsung dua statusnya. Jadi ayah sama jadi suami. Kalo kamu terbiasa dengan bacaan teenlit, kisah Abe ini manis banget sih. Bayangkan si bad boy yang punya kerjaan keren, pake seragam pilot, orangnya tengil, anak mami, tapi dia kocak dan selera humornya tinggi banget, terus dapetin cewe yang single mom yang punya kehidupan sedih. Pertemuan mereka pun berawal dari berantem-berantem dan kebencian. Ibaratnya kisah-kisah teenlit yang benci jadi cinta. Kisah Abe happy ending banget. 

4. Meet Alfarezi Bagaskara on "Last Roomate, Risk 1 dan 2". 
Whoaa.. ini adalah kisah terpanjang tapi sekaligus favorit sih. Mungkin karena anak bungsu pasti punya kisah yang pelik. Sebenarnya novel yang kubaca pertama itu adalah my sexy roomate kalau sekarang sudah disempurnakan dengan "last roomate". Sebenarnya sama aja. cuma my sexy roomate belum sempurna. Tapi my sexy roomate itu adalah awal perjalanaan aku mengenal The Bagaskara's. 

Ko bisa sih Tau My Sexy Roommate / Last Roomate
Berawal dari pencarian novel 21++ untuk teman, dapatlah kata My Sexy Roommate yang eh ko malah tertarik bacanya. Tapi ini bukan tentang si 21++ nya, tapi tentang seorang DOKTER. Tau banget kan kalo aku tuh terobsesi banget sama yang namanya dokter, apalagi ini novel tentang kehidupan dokter. Waw. Akhirnya setelah sekian lama cari novel tentang per dokteran, ko malah nemu 😭. 

Oke, kita baca deh. Dan ternyata kisahnya menguras air mata dan SEDIH banget. Sumpah sedih banget. saking sedihnya aku ga baca sampe akhir bahkan puzzle-puzzle di my sexy roommate itu aku bacanya di kelanjutannya, The Risk. 

Lagu iconic yang menggambarkan My Sexy Roommate dan lagunya ada di novelnya adalah lagu dewa yang sebelum viral karena Yura Yunita ya....

"Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta kepadaku. Beri sedikit waktu. Biar cinta datang karena telah terbiasa"

Well, jadi dikisahkan si alfa ini adalah dokter yang seneng banget gonta ganti Roommate. Roommate disini adalah seorang teman "tidur". Nah, kelakuan alfa kaya gini karena dia gagal mendapatkan cewe impiannya yang merupakan teman bermainnya sejak kecil. Jadi, karena dia ga bisa dapetin cewe impiannya dia memilih untuk ga menikah dan memilih untuk gonta ganti roommate (disini ada adegan 21++ nya & tbh for the first time i read 21++)

Terus kamu pikir ini novel wuaah.. seru 21++, enak nih. KAMU SALAH BESAR. Bukan Flara Deviyana namanya kalo tidak mengajak pembacanya roller coaster. Justru disini adalah hal yang bikin gena kenapa judulnya "Last Roomate". Ada pegawai administrasi rumah sakit yang bernama Mia dan ingin menawarkan menjadi roommate nya Alfa. Why? Tentu karena Alfa dokter ganteng dan membuat semuanya tergila-gila. Awalnya Alfa menolak karena Mia jauh dari tipenya, tapi semakin lama semakin dipikir, semakin tertarik tuh Alfa sama Mia. Akhirnya mereka memutuskan menjadi roommate eh si Alfa ketagihan dan gamau ganti roommate, sampai suatau hari, dia mengetahui kalo Mia sakit kanker dan hidupnya ga lama lagi. Mia ga perlu apa-apa, Mia cuma mau jadi roommate nya Alfa sebelum dia ga bisa melihat lagi dunia. Tapi, Alfa malah pengen nikahin Mia biar Mia baru berjuang hidup untuk Alfa dan biar Alfa bisa menjaganya. (Damn!!! ini Novel yang gue cari selama ini. Tentang kisah romantis dokter yang mau jaga pasangannya yang merupakan pasiennya juga).

Lalu kisah sedihnya apa? Tentang perjuangan Mia ngelawan kanker? 
NO!!!! bukan itu aja. Tapi kisah sedihnya adalah tentang sakitnya Mia kalo Alfa itu masih ga bisa ninggalain cinta pertamanya yang merupakan teman bermainnya semenjak kecil - Inez. Alfa ada buat Mia, tapi dibanding Inez, Inez yang jadi prioritas. Alfa sayang sama Mia tapi sayangnya sama Inez lebih dari sayangnya Alfa sama Mia. Sampai Alfa mau menikah dan demi menumbuhkan semangat hidupnya Mia, tapi Alfa masih sayang sama Inez. Mia? tentu sakit banget sih jadi Mia. Ibarat mending dikasih ujian penyakitnya aja, lha ini sama Alfa. Saking sedihnya dan double penderitaan Mia, ga sanggup bacanya, apalagi di part Mia yang udah kemo tapi gamau ketemu sama Alfa, tubuh Mia yang nolak respon obat-obatan Kemo dan Alfa yang baru sadar Mia udah ga ada harapan hidup lagi, tapi Alfa juga yang selalu merasa bahwa Alfalah yang membunuh Mia dengan mencopot semua alat bantu hidupnya Mia. Wuih.. sumpah ga kuat bacanya, ga baca aslinya di Last Roommate, tapi baca kisahnya di The Risk. 

Lanjut ke kisah The Risk. Di The Risk ini menceritakan tentang Alfa yang berusaha merebut apartemen pertama kali dengan Mia. Apartemen itu dijual karena keluarganya gamau Alfa hidup terus dengan kesedihan ditinggal Mia. Alfa malah jadi ngurung diri di apartemennya dengan kenangan Mia, bukan melanjutkan hidup. Nah si apartemen itu dijual ke arsitek perempuan bernama Ghina. Disinilah perjuangan Alfa untuk membeli kembali Apartemen yang sudah Ghina beli. Caranya? Tentu dengan segala cara Alfa pakai untuk membeli apartemen itu dari Ghina.

Di The Risk 1 menceritakan tentang pertengkaran dan perdebatan Alfa dengan Ghina untuk membeli apartemen Ghina. Tapi tentunya ga to the poin kalo si Alfa mau beli apartemennya Ghina. Pokonya bikin gemes dan seru aja deh cerita pertengkaran Alfa dan Ghina. Nah kalo di The Risk 2, Ghina sudah mulai luluh dan bahkan malah jadi prihatin banget sama Alfa kalo ternyata Alfa beli apartemen karena dia pengen memeluk kenangannya bersama Mia. Disini juga, Ghina dan Alfa kaya udah mulai menyadari mereka saling suka, ditambah Alfa semakin cemburu karena Ghina dekat dengan atasannya.

Di The Risk ini mungkin konfliknya ga terlalu ribet kaya di yang lain, tapi seru aja sih. Dan yang paling kusuka adalah disisipkan mental health dan juga psikolog nya. Disini aku belajar banget sih tentang perkataan-perkataan Ghina baik itu ke atasannya, atau ke Alfa. Ngena banget, kejam. Dan lebih cocoknya lagi, aku baca itu di saat aku terpuruk banget sii. Aku baca itu di saat aku bener-bener dikecewain sama perusahaan yang aku sudah kerja selama 6 tahun. Hmmm... Terus karena aku lulus PNS, disaat semua orang naik gaji, gajiku ga naik. Dan semua yang Ghina katain itu aku copy buat menghadapi perusahaanku. 

The Risk menemaniku selama 1 minggu yang mogok kerja. The Risk juga udah menemani pagi sampai malamku. Pokonya aku bahagia banget dan berhalu pada duniaku sendiri selama baca The Risk ini. Ngena... dan rasanya pengen kuulang lagi nih momennya. Tapi yang namanya momen, hadirnya kan pada saat itu aja, ga bisa kita putar kembali sekeras apapun itu. Yang sudah berlalu tak mungkin kembali dan yang sudah hilang tak akan pernah sama seperti dulu. 

Saturday, 27 December 2025

Quote Novel Resign! by Almira Bastari

Sebelum bahas quote, let me rate the novel 😆

Judul : Resign!
Author : Almira Bastari
Rate : 10/10

Why 10/10?

Karena novel ini relate banget sama per-dramaan di kantor dan cocok banget nih untuk budak coorperate. Novel ini ga cuma ceritain tentang per-dramaan di kantor, tapi novel ini juga bikin kita refleksi ke diri sendiri, oh selama ini ternyata kita ga ngalamin sendiri, pemikiran yang hadir di novel ini bener lagi sama kita. Ga heran deh, penulis bilang kalo novel ini sebenarnya bukan ngajak kita untuk berbondong-bondong untuk resign, tapi ya gimana ya, dengan novel ini bikin kita semangat untuk resign dan yah... benar aja siii. 

Novel ini aku rekomendasikan untuk kamu pejuang rupiah yang mau resign, tapi kudu mikir lagi, kalo kamu itu bukan pewaris, tapi perintis. 


Sinopsis

Kompetisi sengit terjadi di sebuah kantor konsultan di Jakarta. Pesertanya adalah para cungpret, alias kacung kampret. Yang mereka incar bukanlah penghargaan pegawai terbaik, jabatan tertinggi, atau bonus terbesar, melainkan memenangkan taruhan untuk segera resign!


Quote versi bubble 

Jangan pernah menyepelekan sampah dari printer, terakhir gue baca surat resign orang di situ

Hanya anak buah yang wajib lapor. Sementara kalau bos tau, anak buah belum tentu tau

Ketika keinginan tidak sesuai dengan kenyataan

Yang langsung terpikir, aku harus melamar kemana lagi

Semua yang ditutupi itu mungkin sengaja ditutupi karena mengerikan untuk didengar

Kalo bosan ke kondangan sendiri ga usah datang

Bos juga manusia, tapi manusia yang duitnya lebih banyak ketimbang kaum cungpret

Apa kalau doa yang tidak diucapkan dengan sungguh-sungguh akan dikabulkan setengah-setengah?

Kalau ga happy di kantor, resign aja, masih muda ini

Saya ga pernah menyuruh lembur. Kalau kamu sampai lembur, justru saya yang harusnya bertanya dari pagi ngapain aja?

Justru karena bapak bos saya, jadi saya nggak merasa harus menceritakan kehidupan pribadi saya

Sebaik-baiknya si bos, lebih baik kalau taun ini aku punya bos baru

Apalah artinya usaha resign saat melihat rekening pada awal tahun

Tidak semua yang terdengar itu terlihat

Namanya juga anak buah, kan selalu ditanya

Makan teman itu... Lo rajin banget, jadi begitu bos minta hasilnya, lo udah siap, sementara teman lo belum kelar

Apa yang sudah kamu kerjakan sampai kamu merasa pantas untuk mengajukan cuit

Informan Sejati. Tempat untuk anak baru itu ditentukan dari sesuatu apa rahasia yang dia bawa

Namun yang namanya anak buah, sebebal apapun tetap manusia, yang punya batas sabarnya sendiri jika terus-terusan tersakiti

Kalo kamu mau happy-happy lebih baik bonus saya ditambah

Seburuk-buruknya bos, suatu saat ada baiknya juga walaupun cuma setitik

Di setiap sujud, hanya ada satu doa, Ya Tuhan, berilah saya jalan keluar dari sini

Gue pengan resign. Itu aja.

Boss, Driver and I

~Setelah Nurunin Bu Boss dari Bussiness Trip - Purwokerto~

PaDar : Shein saya bete sama Bu Boss
Gw : Yah bapa ketemu pagi ma sore aja, saya sepanjang hari, mana tidur bareng pula
PaDar : saya bete, pas pergi saya udah beli accessories mobil di brebes, eh malah pengen lewat pemalang, beli nanas sama ulekan
Gw : Dia lagi rungsing Pa. RUNGSING BANGET!!!!!
PaDar : Belum cair tuh duitnya
Gw : Dia lagi ga betah di Holding Pa, jadi pelampiasannya ke cabang mulu. Senin aja pergi lagi
PaDar : Senin kemana lagi?
Gw : Tasik Pa
PaDar : Euh saya deui wae atuh (saya lagi dong)
Gw : Emang harus sama PaDar ya Pa?
PaDar : Iya kan tiap orang punya pegangan. ya saya pegangannya bu boss, pasti kemana-mana sama saya
Gw : iya sih. Emang kebanyakan sama PaDar. Kenapa ga sama yang lain sih Pa?
PaDar : Ya mana ada sih yang tahan sama dia Shein, rewel. Ga ada yang mau sama dia kecuali saya
Gw : Dan saya Pa!!!! Hahhaa. Tapi emang sih Pa, kalau sama PaDar tuh banyak maunya. Emang sih PaDar enak fleksibel gitu, tapi kalo keluar kota baiknya Bu Boss sama yang lain aja biar ga kemana²
PaDar : Nah iya gitu.... Saya mah mau nolak aja ah. Di Tasik berapa hari?
Gw : Ga jelas pa. Saya aja bingung. Bilangnya PP, satu hari aja, tapi katanya kalo ga selesai mau 2 hari. Mau booking hotel ga usah. Kemarin rungsing Pa, disuruh Bu eL 3 hari ampe Rabu. jadi gatau yang benernya kapan
PaDar : Ah, mau saya tolak ah
Gw : Iya Pa tolak aja, nanti saya bantu bicara sama PaWan. 
PaDar : Mending saya mah ke Semarang, enak
Gw : Kenapa sih PaDar seneng ke Semarang, semarang tuh kan panas, Tasik aga adem
PaDar : Semarang mah enak, jalannya lurus terus nih bisa gini (nunjukin kaki kirinya yg dilipet. Omg.... itu kaki harusnya siap di kupling). Terus di Semarang tuh bisa lewat lalu lalang banyak mobil (apasih)

~Selasa, pas di Tasik~
Gw : *lagi di ruang meeting nunggu meeting tiba² BuRin dateng* Hai Bu
BuRin : *dengan gaya yang sombong cuma senyum aja*
Gw : Kesini sama siapa Bu?
BuRin : saya buyer, sama BuWat
Gw : Oh ... *senyum*
~dapet notif WhatsApp dari PaDar*
PaDar : 😛
PaDar : sent pic
Gw : Wakakakak.... Karma Pa. Akhirnya ke Tasik juga......


#Edisi ga di post sayang, but... i miss that chit chat... hmmmmm

LEAVE ME ALONE...

Bahagia sederhana itu nyata.... 

Ternyata bukan barang mewah yang kita inginkan.... melainkan kenyamanan
Ternyata bukan fasilitas mewah yang kita inginkan melainkan ketenangan. 

Bahagiamu bukanlah bahagiaku
Jadi stop untuk mengukur parameter bahwa kamu bahagia dan aku bahagia

Pernah ga sih ngerasa kalo kita ga nyaman sama orang yang begitu dekat dengan kita dan dipaksa memiliki ikatan.
Pernah terbayang, adakah orang yang seperti itu? Dia adalah orang yang begitu dekat dengan kita.... bisakah kita tidak nyaman? 
Ah ~~~~ pernah.... 
Aku pernah melihatnya dengan mataku bahwa dalam sehari mereka tidak selalu bersama... mereka juga meminta waktunya untuk bersama dunianya ... lalu aku? Hanya karena aku perempuan...  aku harus menurut? Aku harus patuh? Dan karena aku perempuan bukan berarti aku pergi aku di cap perempuan nakal.... tapi kamu tau? Aku hanya mencari ketenanganku.

Ditekan dari segala sisi..... Sering kali hilang arti ..... Aku hidup untuk siapa? Untuk kamu? Bukan.... karena di saat kamu dengan orang terdekatmu.... aku tak pernah merasa memilkimu... untuk mereka yang dekat denganmu? Jika boleh memilih... perlakuan orang terdekatku jauh lebih baik dibandingkan orang terdekatmu. Orang terdekatku tak pernah membiarkanku kecapean.... tak pernah memaksaku untuk mengikuti mereka dan mengikuti etika mereka. Selalu memikirkanku apakah fasilitas yang aku dapat dari mereka cukup nyaman? Biarkan.... tak perlu aku yang mengerjakan... capek.... gapapa.... jika aku boleh memilih.... ingin kupilih.... aku ingin hidup untuk mereka yang selama 29 tahun hidup denganku. 

Ku sudah tidak nyaman lagi. Ku sudah tidak nyaman lagi. Ku sudah tidak nyaman lagi..... Teriakku dalam hati yang tidak bisa aku ungkapkan. 
Bermimpi pun tahu diri. Mimpi yang kuidamkan selama 20 tahun.... penantian yang kunantikan selama 10 tahun dan langkah yang kutentukan dalam waktu 1 tahu .... membawaku jatuh pada lubang yang sama.
Apa sebaiknya pergi? Ya, ingin pergi tapi tak bisa.... Ingin bertahan tapi tak nyaman.... 

Mengalah walau bukan aku yang salah
Membisu saat semua sibuk beradu
Walau tak rela pun kubantu,

Saturday, 13 September 2025

Pencari Keadilan di Tengah Pelayanan Masyarakat Pencari Keadilan

Pernah ga sih, kamu bertanya kalo kamu sebagai masyarakat pencari keadilan mendapatkan keadilan?
Tau alasannya?
Karena pekerja dimana yang katanya tempat pelayanan masyarakat pencari keadilan pun mencari keadilan yang sama. 

Jabatan yang tinggi dan gelar yang tinggi tak bisa mengartikan bahwa meningkatkan tunjangannya dapat membuat kualitas kehidupannya membaik dan bisa menjadi pejabat yang hidup sederhana. Namun kenyataannya? Saking sederhananya, sebuah air yang seharga 5.000/ galon dan selembar tissue yang tiada gunanya pun masih diminta dengan cara mengemis. Lalu, kami yang hanya sebagai tim supporting hanyalah tim supporting yang dipekerjakan untuk melayani mereka. 

Hanya mereka yang mendapat kehidupan yang lebih baik, hanya mereka yang pantas mendapat kesehatan yang lebih baik, dan kami? kehidupan dan kesehatan bukanlah prioritas utama. Mereka yang tak boleh bekerja melebihi jam kerja mendapatkan fasilitas makan lembur, lalu kami yang hanya tim supporting unit? itu adalah hal biasa sebagai konsekuensi dari pekerjaan kami yang tidak mencapai target. 

Sabar, cuma kata itu yang mewakilkan perasaan kami di setiap kemewahan dan kesenjangan yang ada. Katanya kami diusahakan, tapi bisa diusahakan asal mereka pun bisa meraih 280% dahulu. 
Baiklah... bersyukur lah tanpa melihat mereka, mari kita bersyukur dengan melihat diri kita sebelum ini, dan orang lain yang memimpikan posisi kita. 

Tuhan... kenapa semua ini berasa tak adil dan malunya lagi aku berada di tempat pelayanan masyarakat pencari keadilan. 

Lalu apakah aku pantas untuk disebut staff pencari keadilan? 
Tentu.... 
Untaian kata yang kulantunkan tiap hari hanya, semua itu berlaku bukan untukku yang seorang introvert yang sudah lelah dengan keadaan yang ada. 
Untaian kataku hanya berfokus pada semoga pimpinan yang akan datang hanya melihat kinerja dan tupoksi para staff nya. Tapi apakah pemimpin dalam doaku itu akan datang?

Jarak....
Jarak adalah penyesalan terbesar yang sudah aku pilih. Karena aku terjebak ribuan km dengan jarak. Kalau bisa diulang, ingin rasanya aku kembali ke zona nyamanku dan mengalahkan jiwa petualangku.

Lalu, aku menemui staff pencari keadilan yang memiliki impian yang sama dengan yang lainnya. Sungguh beruntung dia yang bisa menggapai keadilannya. Lalu aku? Berjuangpun tak ada guna. Bahkan mereka yang sudah mendapatkan keadilan pun tidak memiliki rasa prihatin dan mengingat perjuangannya mereka dahulu. Mereka bisa seperti apakah itu adalah hal yang bisa di dapat tanpa orang lain? Apakah tanpa bantuan  orang lain mereka bisa berdiri seperti sekarang? Lalu, saat mereka diminta bantuan, tak inginkah mereka mengulurkan tangannya dengan sesama staff pencari keadilan?

Ini adalah rahasia besar, dimana mutasi itu bisa dilaksanakan. Mereka yang menyebut mutasi adalah prosedur, itu adalah salah besar, karena mutasi yang sebenarnya bukanlah prosedur, tapi sebuah unsur kedekatan yang harus kita jalin. Lalu apakah mereka tidak berkaca dengan dirinya sendiri? Mulut yang menyebutkan itu adalah sebuah prosedur adalah sebuah prosedur yang dijalankah? Tidak tapi mulut yang menyebutkan itu adalah mulut yang manis yang telah merengut banyak impian orang. Mulutnya mengundang orang lain untuk berkata tidak baik dan mendoakan yang tidak baik. 

Tiada keadilan tanpa kedekatan..... 
Tiada kedekatan tanpa tekanan....
Tapi kesehatan mental adalah hal yang paling mahal dan harus dijaga
Jika kamu berhasil dekat dan memenuhi tekanan, ingatlah jati dirimu sendiri, menjadi palsu adalah hal yang bisa menyakitkan orang lain, tapi itulah balasan sepadan yang bisa didapatkan dari mereka yang kaya akan pelayanan, kaya akan penghormatan dan kaya akan loyalitas...
Ingatlah,.. mereka tidak benar-benar ada di dekatmu, mereka hanya memanfaatkanmu untuk kesenangan mereka....

Jika Tuhan mengizinkanku untuk menjadi orang yang berpengaruh,
aku berjanji akan membantu orang lain tanpa memandang siapa mereka dan merendahkan mereka....

sama seperti janjiku...

Jika Tuhan memberikanku kepintaran dan kelebihan dibanding yang lain, aku akan menolong mereka dengan sepenuh hati, karena aku tau rasanya meminta tolong orang lain dan direndahkan orang lain. 
Denganku, kamu tak perlu malu dengan keadaanmu.
Denganku, kamu tak perlu takut bahwa aku tak disampingmu...
Aku akan menolongmu sesuai dengan kemampuanku dan selalu ada disampingmu sampai kau bisa berdiri kuat, karena aku tau, yang kau butuhkan adalah support dan topangan. 

dan Tuhan... aku telah menepati janjiku....

Semoga Tuhan mempermudah jalanku untuk menjadi orang lain yang bisa berpengaruh dan bisa memberikan mereka sedikit rasa keadilan. 

jika dunia sedang tidak adil untukmu...
ingatlah dunia sedang adil untuk orang lain.... 
kamu harus percaya itu... karena dunia ini berputar
tak selamanya kamu direndahkan... dan tak selamanya kamu disakiti.... 
dunia hanya sedang berpihak pada orang lain
biarkan Tuhan yang bekerja kapan dunia pantas berpihak padamu.