Saturday, 19 December 2015

Game All About You

Hahaha, anggap aja ini mainan kali ya.....
Gatau sih kayanya lagi seneng aja ngejawab sesuatu, yang pasti bukan tentang sains ya.....
kkkk, dapet gambar ini nih kemarin, gatau lupa dari siapa. Kalau ga salah sih dari twitter orang....


Ini Jawabanku.....
  1. February, 27th
  2. 153 cm
  3. Black
  4. Blue
  5. DB5K
  6. Indonesia
  7. Mirotic
  8. Sheinafiya Namidia
  9. Director
  10. Heart Mind And Soul
  11. None
  12. Single
  13. Straight
  14. Female
  15. @namifidia
  16. 21
  17. Laptop
  18. Bandung
  19. Nemo (Clown Fish)
  20. BORMA
Have I ever....
21. No
22. No
23. No
24. No
25. Yes
26. No
27. Yes
28. Yes
29. No
30. No
31. No

Can I....
32. No
33. Yes
34. Yes
35. Yes
36. No
37. No
38. No

Sunday, 8 November 2015

Business Plan - BAB I (Pendahuluan)

Berdasarkan kasus yang di posting di postingan sebelumnya mengenai pembuatan business plan, maka inilah Bab I dari business plan yang terdiri atas gagasan usaha, prospek pasar, manfaat usaha, analisi SWOT, dan profil perusahaan. 

1.1    Gagasan Usaha      

Seiring dengan pekembangan dunia sastra, minat membaca di semua kalangan, baik anak-anak atau dewasa menjadi meningkat. Tingginya minat membaca seringkali tidak sejalan dengan kemampuan membeli yang optimal. Mahalnya harga buku menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi minat membeli buku. Akhirnya, pilihan terakhir adalah membaca buku di toko buku atau meminjam buku dari perpustakaan atau taman bacaan.
Namun, fenomena yang sering kita lihat adalah pembaca lebih menyukai membaca di toko buku dibandingkan meminjam atau membaca di perpustakaan atau taman bacaan. Hal ini dikarenakan, toko buku menyedian buku terbaru dan bila pembaca menginginkan buku tersebut, pembaca tinggal membayarnya di kasir.
Para pembaca yang hanya sekedar membaca di toko buku merupakan masalah besar bagi toko buku karena hal tersebut merupakan kerugian bagi toko buku. Hal ini sama saja dengan toko buku kehilangan satu buku, karena buku yang dibaca pembaca menjadi barang cacat (buku tidak terbungkus plastik) dan tidak bisa dijual.
Oleh sebab itulah, kami memiliki ide untuk membuka toko buku sekaligus tempat penyewaan buku. Penyewaan buku kami jadikan sebagai media promosi kami. Sehingga, para calon pembeli buku tidak perlu bermain petak umpat dengan pihak keamanan untuk membuka pembungkus buku dan membaca isi buku tersebut.

1.2    Prospek Pasar

Prospek pasar merupakan salah satu aspek peting dalam membangun suatu bisnis. Untuk menentukan prospek pasar, kami telah melakukan survey untuk menentukan lokasi toko buku kami, yaitu di Jl. Sarimanah 1 No. 109 Sarijadi Bandung. Alasan kami memilih lokasi tersebut karena lokasi tersebut terletak di antara instansi pendidikan, seperti Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Pos Indonesia, SMA Negeri 15 Bandung, SMP Negeri 26 Bandung, SMP Pasundan, SD Negeri Sarijadi 7, SD Negeri Sukawarna, Ganesha Operation (GO). Selain itu juga lokasi tersebut terletak di dekat terminal Sarijadi, tempat kos, tempat makan dan minimarket yang selalu ramai dengan pengunjung.
Secara rinci, berikut ini adalah data prospek pasar kami:
No
Target Konsumen
Persentasi Target Konsumen
1
SMA Negeri 15 Bandung
30% Jumlah mahasiswa
2
Politeknik Pos Indonesia Bandung (Poltekpos)
15% Jumlah Mahasiswa
3
Ganesha Operations (GO)
15% Jumlah Siswa
4
 Politeknik Negeri Bandung (Polban)
10% Jumlah Siswa
5
SMP Negeri 26 Bandung
10% Jumlah Siswa
6
Tempat Makan dan Minimarket
8%  Jumlah pengunjung
7
SD Negeri Sarijadi 7
5%  Jumlah Siswa
8
SD Negeri Sukawarna
5% Jumlah Siswa
9
SMP Pasundan 12 Bandung
2% Jumlah Pengunjung
Tabel 1.1 Prospek Pasar

Promise

Aku selalu bilang bahwa kebenaran pasti akan terungkap. Dan tatngal 26 September-lah keyakinanku akan kebenaran goyah. Tidak pernah ada kebenaran di dunia ini. Semua telah menghancurkanku. Kamu telah mengajariku arti kebenaran dan ‘kamu’ telah mengajariku arti kepercayaan.

Tapi, aku salah menilai, kebenaran itu ada. Aku telah salah menilainya. Dan harus kuakui ini adalah salahku. Aku telah salah menyalahkan semuanya. Aku telah salah menuduhnya. Ini adalah tentang masa laluu. Masa lalu yang begitu menyakitkan. Tapi semua itu nyata. Semua itu terjadi.

Dua tahun yang lalu, aku berjanji pada seseorang yang tak aku kenal, aku berjanji bahwa aku akan membuatnya menjadi yang terbaik dan aku berjanji bahwa aku akan menjaganya.



Aku tahu sahabatku adalah orang yang tak percaya akan kemampuannya. Dia adalah orang yang butuh dukungan bahwa dia bisa melakukannnya. Dia adalah orang yang harus memiliki contoh pada siapa yang harus mengikuti, dan apa yang harus ia lakukan.

Dua tahun setengah, kami berteman cukup baik. Oh tidak, bahkan sangat baik. Kami saling membagi satu sama lain, termasuk dalam mata kuliah. Hmm.... tapi tidak untuk contek menyontek saat ujian. Hanya tugas saja.

Friday, 6 November 2015

Tes Kepribadian : Tes Taman

Apa yang kamu impikan tentang taman yang mengungkapkan kepribadianmu? Pilih taman yang akan menggambarkan dirimu untuk mencari tahu apa yang mereka katakan tentangmu

Tes Kepribadian : Tes Padang Rumput

Bayangkan kamu sedang bersantai, di padang rumput yang tenang. Apakah ada yang lain selain ketenangan? Pilih padang rumput yang akan mengungkapkan siapa kamu dan apa yang mereka katakan tentang kamu.


Saturday, 24 October 2015

Tes Kepribadian : Tes Yin Yang

Warna Yin Yang apa yang cocok denganmu? Pilih satu dari pilihan di bawah ini untuk mempelajari kepribadianmu.


Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit)

2.4.1    Pengertian Audit Berbasis Risiko

(Tujuan sub-bab ini adalah memahami apa yang dimaksud audit berbasis risiko)
Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit) adalah metodologi pemeriksaan yang dipergunakan untuk memberikan jaminan bahwa risiko telah dikelola di dalam batasan risiko yang telah ditetapkan manajemen pada tingkatan korporasi.
Pendekatan audit ini berfokus dalam mengevaluasi risiko-risiko baik strategis, finansial, operasional, regulasi dan lainnya yang dihadapi oleh organisasi. Dalam Audit berbasis risiko, risiko-risiko yang tinggi diaudit, sehingga kemudian manajemen bisa mengetahui area baru mana yang berisiko dan area mana yang kontrolnya harus diperbaiki.
Risk-Based Audit memastikan bahwa seluruh tanggung jawab manajemen telah dilakukan secara efektif. Tanggung jawab manajemen yang utama termasuk memastikan  internal control telah memadai dan manajemen risiko telah dilakukan dengan tepat, diikuti oleh berbagai fungsi dan unit kerja di perusahaan. Peran Risk-Based Audit dalam peningkatan Internal Control dan Proses Manajemen Risiko sangat menyeluruh dan strategis. Oleh karena itu apabila Risk Based Auditdiimplementasikan dengan konsisten, maka efektivitas Internal Control dan Proses Manajemen  Risiko perusahaan akan meningkat.
Pendekatan audit berpeduli risiko bukan berarti menggantikan pendekatan audit konvensional yang dijalankan oleh lembaga audit intern yang sudah berjalan selama ini. Pendekatan ini hanya membawa suatu metodologi audit yang dapat dijalankan oleh auditor intern dalam pelaksanaanpenugasan auditnya melalui pendekatan dan pemahaman atas risiko yang harus diantisipasi, dihadapi, atau dialihkan oleh manajemen guna mencapai tujuan.
Perbedaan pendekatan audit berpeduli risiko dengan pendekatan audit konvensional adalah pada metodologi yang digunakan dimana auditor mengurangi perhatian pada pengujian transaksi individual dan lebih berfokus pada pengujian atas sistem dan proses bagaimana manajemen mengatasi hambatan pencapaian tujuan, serta berusaha untuk membantu manajemen mengatasi (mengalihkan) hambatan yang dikarenakan faktor risiko dalam pengambilan keputusan.