Showing posts with label Hati Vazha. Show all posts
Showing posts with label Hati Vazha. Show all posts

Thursday, 7 April 2011

dia...

Dan dia datang dgn wajah, tangan yg basah dari kesegaran air wudhu..
Dia berdiri di barisan terdepan
Dia berdoa kpd allah swt
Dan dia bersalaman dgn org disbelahnya yg tak ia kenal. Tak pduli itu kelas 1, 2, ataupun 3.
Bersalaman itu pertanda ramah
Dan senyum itu pertanda ketulusan
Akhirnya dia pun melangkah ke luar dengan santainya

Berakhirlah semua ttg dia...
Dan aku menyukainya

Monday, 28 March 2011

Kelabu

Kelabu itu gelap
Kelabu itu pahit
Kelabu itu masam
Kelabu itu air mata
Kelabu itu kesuraman
Kelabu itu mendung
Sedihnya menatap kelabu
Sedihnya menjalani kelabu
Matahari, sinrilah kelabu itu agar menajdi cerah
Hujan, basahilah kelabu itu agar menjadi segar
Angin, tiupkanlah kelabu itu dari kehidupanku

Monday, 7 March 2011

Bersemangat

Saat pendapat kita tidak dihargai, berarti kita sedang belajar mengenai ketulusan
Saat usaha kita dianggap nggak penting, berarti kita sedang belajar mengenai keikhlasan
Saat hati kita terluka sangat dalam berarti kita sedang belajar untuk memaafkan
Saat kita lelah dan kecewa, berarti kita sedang belajar mengenai kesungguhan
Saat kita sepi dan sendiri berarti kita sedang belajar mengenai ketangguhan
Saat kita menangis, berarti kita sedang belajar mengenai arti pengorbanan

Cermin

Cermin

Dan aku menangkap sesosok perempuan dalam bayang semu

Perempuan yang kuinginkan tlah berdiri dihadapanku

Kudekati dirinya

Namun, ia semakin jauh dari hadapanku

Sesungguhnya, aku hanya berkata padamu

Sesungguhnya aku menantikan jawaban darimu

Bukan dari orang lain

Anggukanmu adalah legaku

Namun, kau pergi semakin jauh

Cermin itu tak bisa lagi menangkap sosokmu

Wahai cermiiin….

Bawalah aku bersamanya

Menggapai bintang bintang untuk temani sepiku

Wahai putri dalam cerminan….

Bawalah diriku pergi bersamanya

Walaupun dalam lamunan

Walau sebatas impian

Sekarang

Sekarang

Dulu aku memang buta, tapi sekarang aku mulai melihatmu

Dulu aku memang tidak merasakan kehadiranmu, tapi sekarang aku merindukanmu

Dulu aku memang cuek terhadapmu, tapi sekarang aku mulai menatapmu

Dulu, dulu, dulu

Dan dulu

Kenapa mesti dulu?

Kenapa nggak sekarang?

Kenapa mesti sekarang aku merasa kehadiranmu?

Kenapa mesti sekarang aku merindukanmu?

Kenapa baru sekarang aku melihatmu?

Kenapa baru sekarang aku menatapmu?

Kenapa harus sekarang?

Kenapa nggak dulu?

Kenapa nggak dulu yang sudah jelas kau ada di depan mataku?

Kenapa aku baru sadar?

Sekarang, tiada lagi dirimu

Sekarang, hanya tinggal kenangan

Sekarang, hanya tinggal rindu

Sekarang, hanya tinggal penyesalan

Sekarang, tak mungkin seperti dulu

Karena sekarang adalah sekarang

Sekarang bukanlah dulu.

Sunday, 6 March 2011

Ga Seperti yang Kamu Bayangkan

Cuek?
Dingin?
Berubah?

Aku ga kayak gitu, aku ga seperti yang kamu bayangin, beneran deh. Aku masih eva yang dulu yang masih suka dengerin curhatan kamu, ngasih solusi sama kamu, walaupun jarang ga kayak dulu. Tapi beneran deh, aku ga secuek itu, aku ga sedingin itu, aku ga berubah drastis seperti yang kamu pikirin atu bahkan kamu rasain

****?
Aku emang lagi deket sama dia, tapi bukan berarti aku udah lupain kamu, bukan berarti aku ngebuang kamu, bukan berarti aku ninggalin kamu.

Gimana aku bisa lupain kamu, ninggalin kamu, ngebuang kamu, sedangkan kamu udah berarti banget buat aku. Kamu udah ngebuat aku kaya gini. Bisa ngerasain gimana sih rasanya sahabat itu. Bisa ngerasain gimana sih rasanya solidaritas itu. Dan terlebih kamu dan sobat-sobat kamu udah ngisi kekosongan aku bareng sama sahabat kamu. Selama itu kalian yang udah gantiin sahabat aku, bahkan lebih baik. Kalian yang ngebuat aku ga ngerasa kesepian lagi. Itu semua indah banget loh, berkesan banget. Tentunya ini semua ga akan terjadi kalo ga ada kamu. Kamu yang udah buat aku kayak gini? dan sekarang? keterlaluan kalo aku ngebuang atau lupain kamu.

Sunday, 27 February 2011

kalau sukses..,

kalo aku sukses, aku pengen ngucapin ke....
1. Muhammad Ridalfi Januar Putra
2. Rasyid Akbar Sabila
3. Alton Faizallino
4. Gina Rizky Septiani
5. Della Amelia
6. Zenida Octivana
7. Rhefina Suci Ramadhan
8. Fadly Guntoro
9. Andhika Ramadhan Wicaksana
10. Tika Aftari

thanx to kagin

lebay?
Kali...
Gatau jg..
Tp da rasanya sedih, argh,kagin ov.
Kagin makasih ya udah setia pasang stat 'hbd eva'
walaupun ganti2, tp intinya tetep 1 selamat ulang taun eva..
Dr jm 13.34 ampe 18.54. G bosen2nya kagin pasang stat itu, walaupun dah dc, tetep aja pasang tu stat, walaupun ujungnya d ganti tetep aja ada hbd eva.

Thanx kagin, ade sayang kaka

Monday, 14 February 2011

Yang Ternantikan

aku menantikan alunan kata itu
aku menantikan gerak bibir itu
aku menantikan aliran itu

sabarku adalah penantianku
ikhlasku adalah pengorbananku

telingaku akan tetap terbuka
mulutku akan tetap berharap
hatiku akan tetap menanti

akankah smuanya datang?
akankah smuanya terjawab?

atau.....

alunan kata itu bukan hakku?
gerak bibir itu bukan untukku?
aliran itu bkn wajibku?

hal terburuk adalah...

smua bkn milikku
smua bkn hakku
smua bkn untukku

semua hanyalah penantian...

Sunday, 13 February 2011

aku disini

jangan pernah takut, karena kamu ga sendiri
jgn pernah ragu, karena aku ada d blakangmu
aku g akan takut akan dinginmu karena aku yg menghangatkanmu

Tuesday, 11 January 2011

7 alasan

Seseorang itu memang berhak untuk dimarahi. Tapi saya nggak bisa marah sama kamu. Mmh.. Lihatlah betapa specialnya kamu. Tau kenapa?

7 Alasan kenapa aku nggak bisa marah sama kamu:
  1. Aku nggak berhak marah + kesel sama kamu
  2. Aku yang jadi penyebab ini semua
  3. Aku yang menambahmu kacau
  4. Kamu yang udah nemenin aku disaat sahabat aku nggak ada
  5. Kamu yang udah buat aku tertawa
  6. Kamu yang udah buat aku semangat
  7. Aku suka kamu...

Monday, 10 January 2011

Tergantikan

Ukiran itu tak berbentuk lagi
Bayang itu hanya meninggalkan semu
Aku tak bisa menatapmu
Aku tak bisa melihatmu
Seseorang menghalangi pandanganmu
Aku hanya bisa menatap orang itu
Aku hanya bisa merasakan orang itu
Aku hanya bisa melihat orang itu
Dan orang itu bukan mereka
Tapi dia
Orang itu bukan kamu
Tapi dia
Dia yang menghalangiku untuk melihatmu
Dia datang saat kau jauh
Aku tak bisa melihat kepergianmu
Karena di depan mataku hanya ada dia
Aku tak bisa mengingatmu
Karena di otakku hanya terbayang dirinya
Aku tak bisa mengukirmu
Karena dihatiku tertulis namanya
Dia datang tanpa permisi
Dia merebut posisimu tanpa izinku
Dia telah menarikku dalam ilusinya
Apakah dia adalah kamu?
Apakah dia cerminmu?
Aku menyukainya
Andai dia bukan kamu
Aku tetap menyayanginya

Tuesday, 13 July 2010

Lihat Aku

Tak sadarkah kau akan kehadiran diriku?
Tak rasakah kau akan kehangatan tubuhku?
Tak lihatkah kau akan senyum manisku?
Tak dengarkah kau akan suara merduku?

Aku ada disini untukmu setiap detik
Aku akan selalu menjagamu dimanapun
Aku akan selalu menatap dengan penuh pengharapan
Aku akan selalu membecimu dengan sayangku

Tak bisakah kau sadar sedikit saja akan kehadiranku?
Tak bisakah kau rasa sebentar saja akan kehangatan tubuhku?
Tak bisakah kau lihat sekejap saja akan senyuman manisku?
Tak bisakah kau dengar seuntai saja akan suara merduku?

Tak sanggupkah kau melihatku disini?
Melihat kembang layu yang butuh pupukmu?
Melihat tanah kering yang butuh siramanmu?
Melihat album usang yang butuh usapanmu?

Kapan kau dapat merasakan aku?
Merasakan lekukan hatiku yang kupersembahkan untumu?
Merasakan kelopak bungaku yang kuharumkan untukmu?
Merasakan mahkotaku yang kuindahkan untukmu?

Aku task pernah berhenti berharap padamu,
Karena ku yakin matamu tak kan buta selamanya
Telingamu takkan tuli selamanya
Mulutmu takkan bisu selamnya
Dan yang terpenting
Hatimu takkan tertutup selamanya

Bukan Aku, Tapi Kamu

Air dalam Samudera itu bukan milikku, tapi milikkmu
Setetes darah itu bukan untukku, tapi untukmu
Mahkota bunga itu bukan indahku, tapi indahmu
Mawar itu bukan sempurnaku, tapi sempurnamu
Melati itu bukan harummu, tapi harumku
Surga itu bukan untuk hatiku, tapi untuk hatimu
Sinar mentari itu bukan cerahku, tapi cerahmu
Cokelat itu bukan manisku, tapi manismu
Pita itu bukan anggunku, tapi anggunmu
Pohon itu bukan kokohku, taPi kokohmu
Tubuh itu bukan sandaranku, tapi sandaranmu
Kepemimpinan itu bukan imamku, tapi imammu
Salju itu bukan sejukku, tapi sejukmu
Biru itu bukan tenangku, tapi tenangmu
Tawa itu bukan bahagiaku, tapi bahagiamu
Sedih itu tak butuh saputanganku, tapi butuh saputanganmu
Suara itu bukan untuk telingaku, tapi untuk telingamu
Nasihat itu bukan pujiku, tapi pujimu

Satu Bintang di langit sana bersinar terang
Tak ada yang memiliki
Tapi siapakah yang akan memilkinya?
Dirimukah?
Atau
Dirikukah?

Dimanakah bintang itu akan bersinar terang?
Disanakah?
Atau
Disinikah?

Tuesday, 11 May 2010

Hal Terburuk....

Dia.....
Apa Vazha suka sama dia????
Hal terburuk yang harus Vazha akui yaitu Vazha suka sama dia.
YA, Vazha suka sama dia karena sahabat Vazha.
Ya, karena dia mirip sama sahabat cowo Vazha...

Sob....
Vazha belum pernah liat sedikitpun lekukan wajah kamu...
Tapi Vazha bisa ngerasain psikis kamu, kehangatan kamu....
Vazha suka ngerasa seneng kalau cerita sama aku.
Vazha lega dan tenang kalau udah ngobrol sama kamu.
Vazha suka sama kesolehan kamu
Vazha suka sama kepinteran kamu
Vazha suka sama tanggung jawab kamu
Vazha suka sama ketenangan kamu

Saat Vazha mengenalmu dan membuka mata pada lingkungan sekitar...
Vazha melihat..
seorang laki-laki yang berdiri
Berdiri kokoh tanpa mengenal takut
tanggung jawabnya
kesolehannya
ngingetin Vazha ma sesorang
Orang itu kamu sob...

Tapi apa Vazha suka ma orang itu?
Apa Vazha suka sama dia karena kamu sob?
Karena dia mirip sama kamu???

Gaaa...
Vazha ga boleh suka sama seseorang karena inget sama seseorang....
ga boleh....
Itu mimpi buruk...

Adakah sang pangeran yang dapat membangunkan mimpi Vazha??

Aries..
Taburkanlah bunga-bunga dalam mimpiku, agar mimpiku menjadi indah...
Pisces....
Bangunkanlah aku dalam mimpi burukku agar duniaku tak menjadi suram....